Rabu, 12 Agustus 2020

Virus Corona

VIRUS CORONA

Virus Corona adalah jenis virus dari famili Coronaviridae yang bisa menginfeksi sistem pernapasan baik manusia maupun hewan. Kendati demikian, virus ini lebih banyak ditemukan pada hewan. Virus Corona pertama kali teridentifikasi pada periode 1960-an. Diberi nama Corona oleh karena struktur tubuhnya yang tampak menyerupai mahkota.  Selain bentuknya yang menyerupai mahkota (crown-like virus), struktur tubuh Coronavirus terdiri dari membran, glikoprotein, selubung lipid bilayer, nukleokapsid, dan genom RNA positif.

 


Secara umum, virus Corona atau Coronavirus terdiri dari 4 subtipe yakni alpha, beta, gamma, dan delta yang mana keempat subtipe tersebut dibagi lagi menjadi 7 (tujuh) jenis virus, yaitu:

1.    Human coronavirus 229E (HCoV-229E)

2.    Human coronavirus OC43 (HCoV-OC43)

3.    Koronavirus sindrom pernapasan akut berat (SARS-CoV)

4.    Human coronavirus NL63 (HCoV-NL63, New Haven coronavirus)

5.    Human coronavirus HKU1

6.    Koronavirus terkait sindrom pernafasan Timur Tengah (MERS-CoV), yang sebelumnya dikenal sebagai novel coronavirus 2012 dan HCoV-EMC

7.    Koronavirus sindrom pernapasan akut berat 2 (SARS-CoV-2), sebelumnya dikenal sebagai 2019-nCoV atau "novel coronavirus 2019"

 

Jenis Coronavirus terakhir inilah yang kini sedang menjadi kekhawatiran warga dunia. Pelaporan wabah Virus Corona 2019-nCoV—disebut juga virus Corona ‘baru’—pertama kali diterima oleh WHO pada 31 Desember 2019. Lokasinya ada di negara China, tepatnya di kota Wuhan yang merupakan bagian dari provinsi Hubei.

Nama ilmiah untuk koronavirus adalah Orthocoronavirinae atau Coronavirinae. Subfamili ini terdiri atas 4 genus, 23 subgenus, dan 38 spesies.

Genus

Subgenus

Spesies

Inang

Alphacoronavirus

Colacovirus

Bat coronavirus CDPHE15

kelelawar

Decacovirus

Bat coronavirus HKU10

kelelawar

Rhinolophus ferrumequinum alphacoronavirus HuB-2013

kelelawar

Duvinacovirus

Human coronavirus 229E

manusia

Luchacovirus

Lucheng Rn rat coronavirus

rodensia

Minacovirus

Ferret coronavirus

ferret

Mink coronavirus 1

mink

Minunacovirus

Miniopterus bat coronavirus 1

kelelawar

Miniopterus bat coronavirus HKU8

kelelawar

Myotacovirus

Myotis ricketti alphacoronavirus Sax-2011

kelelawar

Nyctacovirus

Nyctalus velutinus alphacoronavirus SC-2013

kelelawar

Pedacovirus

Porcine epidemic diarrhea virus

babi

Scotophilus bat coronavirus 512

kelelawar

Rhinacovirus

Rhinolophus bat coronavirus HKU2

kelelawar

Setracovirus

Human coronavirus NL63

manusia

NL63-related bat coronavirus strain BtKYNL63-9b

kelelawar

Tegacovirus

Alphacoronavirus 1

anjing, kucing, babi

Betacoronavirus

Embecovirus

Betacoronavirus 1

manusia, sapi, kuda, babi

China Rattus coronavirus HKU24

Rodensia

Human coronavirus HKU1

Manusia

Murine coronavirus

rodensia

Hibecovirus

Bat Hp-betacoronavirus Zhejiang2013

kelelawar

Merbecovirus

Hedgehog coronavirus 1

landak susu

Middle East respiratory syndrome-related coronavirus

manusia, unta

Pipistrellus bat coronavirus HKU5

kelelawar

Tylonycteris bat coronavirus HKU4

kelelawar

Nobecovirus

Rousettus bat coronavirus GCCDC1

kelelawar

Rousettus bat coronavirus HKU9

kelelawar

Sarbecovirus

Severe acute respiratory syndrome-related coronavirus

manusia, kelelawar, viverridae

Gammacoronavirus

Cegacovirus

Beluga whale coronavirus SW1

paus

Igacovirus

Avian coronavirus

burung

Deltacoronavirus

Andecovirus

Wigeon coronavirus HKU20

burung

Buldecovirus

Bulbul coronavirus HKU11

burung

Coronavirus HKU15

babi

Munia coronavirus HKU13

burung

White-eye coronavirus HKU16

burung

Herdecovirus

Night heron coronavirus HKU19

burung

Moordecovirus

Common moorhen coronavirus HKU21

burung

 

Penyakit Akibat Infeksi Virus Corona

Coronavirus menyerang sistem pernapasan. Dampak dari infeksi virus ini ada yang bersifat ringan hingga berat sekalipun hingga menyebabkan kematian pada penderitanya.

Berikut ini adalah 3 (tiga) jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Corona untuk Anda waspadai.

1. Middle East Respiratory Syndrome (MERS)

Penyakit akibat infeksi Coronavirus yang pertama adalah Middle east respiratory syndrome atau disingkat MERS.

Penyakit yang pertama kali muncul di negara Arab Saudi dan sejumlah negara Timur Tengah lainnya (itu sebabnya penyakit ini dinamai MERS) pada tahun 2012 tersebut—sebagaimana dilansir dari WebMD—telah menyebabkan 858 orang meninggal dunia.

Jumlah korban tewas MERS tersebut termasuk dari negara-negara lainnya di luar Saudi Arabia dan sekitarnya, termasuk Amerika Serikat.

2. Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS)

Jauh sebelum wabah MERS muncul, tepatnya di tahun 2003, ada juga penyakit berbahaya lainnya yang disebabkan oleh infeksi Coronavirus.

Adalah SARS, atau Severe Acute Respiratory Syndrome. Sama seperti MERS, penyakit ini telah memakan banyak korban jiwa, tepatnya 774 orang dari berbagai negara di Asia, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Eropa. Wabah penyakit SARS baru dinyatakan berakhir pada tahun 2015, berdasarkan tidak adanya laporan kasus yang diterima.

3. Wuhan Coronavirus

Sesuai dengan namanya, wabah virus Corona yang satu ini berasal dari kota Wuhan di Provinsi Hubei, China.Badan Kesehatan Dunia WHO selanjutnya memberi nama virus ini novel Coronavirus (2019-nCoV). Tercatat sudah ada 18 orang meninggal dunia akibat infeksi Wuhan Coronavirus. Wabah penyakit tersebut diperkirakan masih terus berlanjut seiring temuan-temuan kasus baru yang bahkan sudah sampai ke negara-negara lain.

Kendati demikian, mengutip dari Sky News, WHO sendiri sampai saat ini belum memberikan status penyakit global (pandemik) pada wabah tersebut.

Cara Penularan Virus Corona

Virus Corona dapat menular dari hewan ke manusia maupun antar manusia itu sendiri. Berikut adalah cara penularan Coronavirus yang paling umum:

·       Kontak langsung dengan penderita

·       Terpapar liur penderita (ciuman, batuk, bersin)

·       Menyentuh benda-benda yang terkontaminasi (kasur, bantal, guling, sofa, meja, dsb.)

Faktor Risiko Virus Corona

Coronavirus bisa menyerang siapa saja, tak peduli usia maupun jenis kelamin. Akan tetapi, ada sejumlah faktor risiko yang membuat seseorang lebih rentan terinfeksi virus ini, yaitu:

·       Orang lanjut usia

·       Anak-anak

·       Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah

Ciri dan Gejala Virus Corona

Infeksi Coronavirus ditandai oleh gejala yang awalnya tampak seperti gejala flu pada umumnya. Berikut adalah gejala virus Corona yang harus Anda waspadai:

·       Demam

·       Hidung tersumbat

·       Batuk

·       Sakit tenggorokan

Tidak adanya perbedaan gejala antara infeksi Coronavirus dengan infeksi virus flu biasa (Rhinovirus) ini membuat Anda untuk sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala-gejala tersebut, terutama jika gejala sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan tak kunjung sembuh setelah diberikan obat-obatan umum.

Diagnosis Virus Corona

Guna memastikan apakah keluhan yang Anda alami terkait dengan Coronavirus, dokter perlu melakukan serangkaian prosedur pemeriksaan, yang meliputi:

·       Anamnesis, adalah tahapan di mana dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada pasien terkait dengan keluhan yang dirasakan

·       Pemeriksaan fisik, adalah tahapan di mana dokter akan memeriksa kondisi fisik pasien yang sekiranya dapat mengarah pada adanya infeksi. Di tahap ini, pasien juga diperiksa tekanan darah, tinggi, dan berat badannya

·       Pemeriksaan penunjang, adalah tahap lanjutan untuk menguatkan hasil diagnosis. Jenis pemeriksaan penunjang yang umum dilakukan seperti uji sampel darah dan biopsi sampel liur

Pengobatan Infeksi Virus Corona

Khusus infeksi virus 2019-nCoV, para ilmuwan sampai saat ini belum menemukan vaksin yang dapat melawan serangannya, mengingat wabahnya terbilang baru.

Satu-satunya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan penanganan medis sedini mungkin sebelum kondisi bertambah parah. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika merasa mengalami gejala infeksi seperti yang sudah disebutkan di atas, terlebih jika Anda memiliki faktor risikonya.

Beberapa cara mengobati infeksi Wuhan Coronavirus adalah sebagai berikut:

·       Pemberian obat-obatan khusus flu dan demam (aspirin, ibuprofen, acetaminophen, dsb.)

·       Perbanyak asupan cairan ke dalam tubuh

·       Istirahat yang cukup

Guna menghindari penyebaran virus lebih luas, dokter mungkin saja akan menyarankan pasien untuk diisolasi di ruangan khusus selama masa pengobatan.

Pencegahan Infeksi Virus Corona

Infeksi Coronavirus dapat dicegah dengan cara-cara seperti berikut ini:

·       Menghindari kontak dengan penderita infeksi

·       Gunakan masker penutup hidung dan mulut saat beraktivitas di luar ruangan

·       Cuci tangan dengan sabun dan air hangat secara rutin

·       Batasi kontak antara tangan dengan mata, hidung, dan mulut

·       Banyak minum air putih

·       Banyak makan buah, sayuran, dan suplemen vitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh

Komplikasi Infeksi Virus Corona

Virus ini jika tidak segera ditangani dapat menimbulkan komplikasi serius berupa:

  • Infeksi paru-paru (pneumonia)
  • Kematian

 


Gambar 1. Virus corona
https://i1.wp.com/indopos.co.id/wp-content/uploads/2020/01/china.jpg?fit=785%2C479&ssl=1



 Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Koronavirus

https://doktersehat.com/virus-corona/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar